Saya hanya
sedih, ya mungkin tuntutan berlapang dada mesti di-iya-kan.
Saya harus
meninggalkan teater untuk setahun kedepan.
Saat saya
menaruh harap pada hal yang sangat saya banggakan
Tempat dimana
saya menemukan jatidiri
Saya
berharap bisa ikut tur roadshow, saat saya mulai mengenal beliau-beliau
Saya menunggu
hingga dipenghujung akhir SMA
Dan ternyata
kesempatan itu belum milik saya
Milik junior
saya
Sedih
Kalah sama
junior
Junior saya
udah pentas kemana-mana
Saya udah
maksimal
Dan mendengar
kabar mereka akan tampil di luar negri juga
Setelah tur
kebebarapa kota di indonesia
Sedihnya salah
satu diantara 3 junior saya
Mempunyai visi
yang sangat memalukan
Kadung ingin
terkenal, jadi lupa apa yang seharusnya dijadikan niat
Kenapa orang
macam itu diberi kesempatan?
Pantas saja
setiap pementasan, hanya suara dari kerongkongannya yg menggelegar
Allah sadarkan
dia, agar saya tidak begitu kecewa sekali
Beritahu niat
apa yang perlu dia ingat
Dan semoga
diluar sana, saya masih bisa bertemu anak-anak yang sepaham dan pulihkan luka
saya yang mendalam... krn passion saya ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar