Senin, 10 Desember 2012

Kembali dgn format yang sama


Aku kembali dgn lagu lama//lagu kuno.

Hari ini disuatu tempat semacam rumah, memang rumah si... kali pertama kukunjungi untuk sebuah kepentingan anak dikelas,dan berjumpa dgn seorang pekerjanya disana untuk kali pertama juga berjumpa dengan ku.
Asik berbincang, aku yang mencoba hadirkan sebuah tanya, agar dijawabnya dan terbentuklah sebuah obrolan pengisi space waktu.


"kenalan dulu dong"
"aku Ruli"
"oh ini yang namanya Ruli, aku Widia"
"lho, knp ya mbak kok blg gt..ada yg ga beres?"

....

Begitulah, kesekian kali kudengar sedemikian rupa kata-kata tsb dr org yg berbeda. Tak ayal, membuatku berfikir...
apa yg diceritakan soal diriku?. Aku tidak nyaman. { pesan untuk si mbak yang terduduk di dpn kompi }

MENGAPA?!

Seolah-olah mereka sudah mengecapku, padahal belum bertemu.
Seolah-olah aku adalah calon target yang akan mereka terkam.
Seolah-olah aku mau berteman dengannya jika ia bicara sprt itu?
Seolah-olah mereka sinis padaku
Seolah-olah mereka anak kecil yang sungguh kekanak-kanakan
Seolah-olah aku "binatang" yang telah diselediki sebelum bertatap muka.


Kusimpullkan?boleh?

Lelaki jaman sekarang pecundang, jarang yang sejatinya pria. 

Mereka mencari apa? 

Aku aneh dengan ide ini, mereka?

Ikuti sajalah alurmu

Untuk mbak yang kolot.

Berani kau kotak-kotakkan mana yang alay atau tidak.......

Tuhan saja belum pernah membisikakanku "Itu ide yang kampungan"

tidak..tidak pernah..

kau ciptannya?






Tidak ada komentar:

Posting Komentar